Banjarbaru Senin (03 Oktober 2014) bertempat di Aula Linggangan Intan DPRD Kota Banjarbaru, Walikota Banjarbaru H M Ruzaidin Noor menyerahkan SK CPNS Kategori II II di lingkungan pemerintah Kota Banjarbaru dan diangkat menjadi CPNS adalah sebanyak 121 orang yang diserahkan kepada 2 orang perwakilan CPNS kategori II. Pada kesepatan itu tampak hadir pula Kepala BKD dan Diklat Kota Banjarbaru Drs H Firdaus Hazairin dan beberapa Kepala SKPD lainnya.

Panitia kegiatan bimtek mengatakan maksud dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi CPNS dari tenaga honorer kategori II. Sedangkan tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pengetahuan para CPNS dalam hal kepegawaian, meningkatkan kemampuan, wawasan dan keterampilan para CPNS dalam memecahkan masalah-masalah kepegawaian dan untuk menghasilkan aparatur yang berdisiplin tinggi, taat pada peraturan, loyal pada pimpinan dan bertanggung jawab atas beban kerja yang menjadi tugas dan fungsinya masing-masing.

Walikota Banjarbaru H M Ruzaidin Noor yakin tidak semua tenaga honorer mendapatkan kesempatan mendapatkan SK CPNS seperti saudara, baik karena tidak lulus pemberkasan maupun tidak lulus seleksi. Saat ini jumlah tenaga honorer kategori II di lingkungan pemerintah Kota Banjarbaru dan diangkat menjadi CPNS adalah sebanyak 121 orang, terdiri dari 80 orang tenaga guru dan 42 orang tenaga teknis. Sementara jumlah tenaga honorer di lingkungan pemerintah Kota Banjarbaru lebih dari itu. Namun, bagi tenaga honorer yang tidak lulus seleksi menjadi CPNS, berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah resmi diundangkan pada 15 januari 2014 nantinya bisa mengikuti tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan hadirnya undang-undang ASN ini, harus ditanggapi dengan positif.

Karena semua yang terkait dengan kebutuhan dan pengangkatan pegawai baru akan transparan, dan detail. misalnya seseorang melamar jadi pegawai untuk jabatan apa, sesuai tidak dengan studi atau bidangnya, dan mengikuti tes seleksi. jadi tepat dan berkualitas. negara tentu akan diuntungkan karena punya pegawai yang baik, dan kinerjanya terukur. begitu juga dengan pegawai, diuntungkan karena mereka yang rajin, kreatif dan memiliki kapabilitas, akan cepat menanjak karirnya. Jadi bagi mereka yang tidak serius bekerja, dan kurang kompetensinya, jangan menyalahkan orang lain bila hasil kinerjanya tidak bagus. SK pengangkatan CPNS saudara keluar setelah Undang-Undang ASN ini berlaku. Karena itu kepada yang telah menerima SK CPNS akan bekerja berdasarkan prinsip dasar Undang-Undang ASN. Hal ini tentunya harus menjadi tantangan baru bagi CPNS untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam bekerja.

Ruzaidin berharap kepada CPNS tetap konsekuen dengan pilihan tersebut. Tunjukkan komitmen dan tanggungjawab moral terhadap konsekuensi dari pengangkatan menjadi CPNS di pemerintah Kota Banjarbaru. Tunjukan prestasi kerja dan kedisiplinan yang jauh lebih baik dari saat masih menjadi pegawai honorer. Jangan sampai setelah menjadi CPNS, kinerja dan kedisiplinan saudara mengendur. Imbangilah penghargaan pemerintah kepada para CPNS dengan pengabdian yang tulus dan profesional. pada hari ini juga akan dilaksanakan kegiatan bimbingan teknis administrasi kepegawaian.

Melalui bimtek ini Ruzaidin berharap pegawai di lingkup pemerintah Kota Banjarbaru dapat responsif dan mengapresiasi berbagai perubahan yang terjadi, sehingga dapat mengimbangi berbagai perubahan kinerja yang semakin baik. perubahan-perubahan yang terjadi merupakan bagian tidak terpisahkan dari reformasi birokrasi pemerintah secara komprehensif. Hal itu pada akhirnya mengarah pada peningkatan kinerja pemerintah dalam menjalankan fungsi pelayanan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. (Upik Hms Pemko Bjb) oviek.gagah@gmail.com

Leave a comment

Your email address will not be published.